tak mau mengingkari kalau kamu memang “asyik”..hihihi…
tinggal menunggu waktu menghapus beku ini karenanya…jadi sabarlah….
waktu kita masih banyak…iya kan?! setuju kan?!
menatap tajam matamu…entahlah, aku melihat egomu disana…
senyummu saja mengguratkan kalau kau ingin dinanti
tapi aku tak ingin berlari ketika kau memanggil lewat derai tawamu
kusangka kau sudah geregetan, tapi kau hanya diam dengan tatapmu
tapi saat membisu, aku merasa ingin ditunggu
bertahanlah…tapi tak berarti aku menahan…
hanya membuka sedikit celah untukmu…
“bersabarlah hingga sebulan kedepan karena aku tak ingin menerimamu dalam kebimbangan. aku hanya butuh yakin tentangmu. maka seterusnya, ketulusan ini hanyalah kutujukan padamu…. percaya aku dan bersabarlah….”